PARIGI- Anggota Komisi IV DPRD Parimo mengeluhkan minimnya sarana pendukung diruang kerja mereka. Salah satu sarana pendukung yang tergolong vital namun tidak disediakan diruang kerja Komisi IV adalah komputer.
“Bagaimana kita mau buat surat dan administrasi lainnya kalau di ruang ini tidak ada komputer,” kata Ketua Komisi IV, Husen Mardjengi kepada Radar Parimo, Kamis (18/11) lalu.
Menurut Husen, tidak adanya komputer diruang Komisi IV tentu sangat berpengaruh terhadap efektivitas kinerja mereka. Padahal saat ini, mereka diperhadapkan dengan begitu banyak tugas yang harus dilaksanakan dan diselesaikan. Misalnya, membahas RKA SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi IV.
Bila Komisi lain sudah berjibaku dengan RKA SKPD yang menjadi mitra kerjanya, namun RKA SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi yang dipimpin Husen Mardjengi ini belum satupun yang dibahas.
“Ini akibat tidak adanya sarana pendukung diruang kerja kami. Saya heran, kalau di ruang Komisi lain, semua ada komputernya. Tapi disini tidak ada,” tuturnya.
Ia mengatakan, akibat tidak adanya saran pendukung itu, membuat mereka terpaksa mengulur waktu pembahasan RKA SKPD.
“Kami baru mulai pembahasan pada tanggal 22 November. Kita menargetkan selesai pada tanggal 3 Desember,” katanya.
Melihat kondisi itu, Husen dapat memastikan, Komisi IV akan meminta penambahan waktu pembahasan RKA SKPD pada rapat paripurna tanggal 25 November.
Permintaan penambahan waktu kata dia, cukup beralasan. Selain tidak adanya sarana pendukung, sebagian besar anggota Komisi IV, juga menjadi anggota Panitia khusus (Pansus) Raperda.
“Kami betul-betul bingung dengan kondisi ini,” ungkapnya.
Ia berharap, pihak sekretariat DPRD dapat segera menyediakan sarana pendukung seperti komputer untuk mendukung efektivitas kinerja mereka. (wan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar