PARIGI- Sebanyak 253 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Parimo yang lulus pada penerimaan CPNS Tahun 2010 lalu, Kamis( 12/3) kemarin, mulai mengikuti Pendidikan dan Lantihan (Diklat) Prajabatan.
Ratusan CPNS ini terdiri golongan I, II dan III yang telah bekerja di beberapa instansi pemerintah Parimo.
“Diklat ini akan di bagi beberapa golombang. Setiap gelombang diikuti sedikitnya 80 orang peserta,” kata Wiliem Dondi selaku Pantia pelaksana.
Wiliem menyebutkan, 353 orang CPNS ini merupakan lulusan listing data base dan CPNS yang lulus formasi umum. Untuk golongan III berjumlah 122 orang, golongan II sebanyak 221 orang serta golongan I sebanyak 10 orang. Sedangkan Pelaksanaan Diklat Prajabatan tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu pelaksanaan prajabatan golongan III dan Golongan II dan III. Prjabatan masing-masing golongan dilakukan selama 25 hari.
“Awalnya dilaksanakan Diklat CPNS golongan III, setelah itu baru dilaksanakan golongan I dan II,” ujarnya.
Sementara Wabup Parimo, Samsurizal Tombolotutu mengharapkan seluruh CPNS untuk mengikuti pelatihan dengan baik. Mengingat Diklat Prajabatan ini merupakan salah satu penentu naiknya status CPNS menjadi PNS.
“Perlu diketahui, kika saudara tidak lulus diklat Prajabatan ini, maka otomatis saudara tidak dapat diangkat menjadi PNS. Karena Diklat ini adalah bagian penentu dari karir saudara,” kata Wabup. (wan)
Minggu, 14 Agustus 2011
Program SKPD Harus Sinergi dengan Hasil Musrenbang
Riesman T. Pokay
PARIGI- Program atau rancangan kerja yang disusun setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus disinergikan dengan hasil Musrenbang tingkat kecamatan sebagai tahap lanjutan rangkaian penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun berikutnya.
Hal itu ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Riesman T. Pokay, ketika mewakili Bupati pada saat membuka secara resmi Workhsop Sosialisasi PLA Kecamatan Mepanga dan Tomini, di auditorium kantor Bupati, Rabu (9/3).
Menurut Riesman, Pemerintah daerah (Pemda) sering menuai sorotan masyarakat karena usulan yang disampaikan melalui Musrenbang tidak ditindaklanjuti oleh SKPD.
“Musrenbang dianggap sia-sia oleh masyarakat karena usulan mereka tidak diakomodir oleh Pemda. Makanya, saya mengingatkan kepada rekan-rekan SKPD untuk mensinergikan atau mengintegrasikan usulan dalam Musrenbang itu ke programnya,” kata Riesman mengingatkan.
Riesman berharap, kedepan setiap SKPD sudah mengintegrasikan usulan prioritas setiap desa dalam Musrenbang ke dalam programanya masing-masing.
Ia juga mengingatkan agar SKPD tidak melaksanakan program secara parsial, tapi harus secara holistik.
“Agar masyarakat secara keseluruhan dapat merasakan manfaat dari program yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ujarnya.
Atas nama Bupati, ia mengingatkan setiap SKPD agar melaksanakan program pembangunan secara nyata.
“Jangan seperti kemarin, ada program pembangunan khususnya yang diswakelolakan, tapi realisasinya tidak ada alias fiktif,” kata mantan Sekretaris DPRD Parimo ini. (wan)
PARIGI- Program atau rancangan kerja yang disusun setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus disinergikan dengan hasil Musrenbang tingkat kecamatan sebagai tahap lanjutan rangkaian penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun berikutnya.
Hal itu ditegaskan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Riesman T. Pokay, ketika mewakili Bupati pada saat membuka secara resmi Workhsop Sosialisasi PLA Kecamatan Mepanga dan Tomini, di auditorium kantor Bupati, Rabu (9/3).
Menurut Riesman, Pemerintah daerah (Pemda) sering menuai sorotan masyarakat karena usulan yang disampaikan melalui Musrenbang tidak ditindaklanjuti oleh SKPD.
“Musrenbang dianggap sia-sia oleh masyarakat karena usulan mereka tidak diakomodir oleh Pemda. Makanya, saya mengingatkan kepada rekan-rekan SKPD untuk mensinergikan atau mengintegrasikan usulan dalam Musrenbang itu ke programnya,” kata Riesman mengingatkan.
Riesman berharap, kedepan setiap SKPD sudah mengintegrasikan usulan prioritas setiap desa dalam Musrenbang ke dalam programanya masing-masing.
Ia juga mengingatkan agar SKPD tidak melaksanakan program secara parsial, tapi harus secara holistik.
“Agar masyarakat secara keseluruhan dapat merasakan manfaat dari program yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ujarnya.
Atas nama Bupati, ia mengingatkan setiap SKPD agar melaksanakan program pembangunan secara nyata.
“Jangan seperti kemarin, ada program pembangunan khususnya yang diswakelolakan, tapi realisasinya tidak ada alias fiktif,” kata mantan Sekretaris DPRD Parimo ini. (wan)
Raperda RTRW Akhirnya Selesai Dibahas
PARIGI- Setelah melalui proses dan waktu yang panjang, Raperda Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten, akhirnya selesai dibahas.
“Tapi masih ada beberapa catatan Pansus yang perlu dikonsultasikan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” kata anggota Pansus I, Alfres Tonggiroh kepada Radar Parimo, Selasa (8/3).
Saat ini, anggota Pansus I yang dipimpin Asmir Ntosa sudah berada di Jakarta untuk mengkonsultasikan beberapa catatan hasil pembahasan RTRW di Kementerian PU. Pansus I juga berencana studi banding ke Bogor terkait Raperda ini.
Awalnya, Raperda RTRW ini, dibahas oleh Pansus anggota DPRD Parimo periode 2004-2009 mulai tahun 2008 lalu hingga tahun 2009. Pembahasan Raperda ini telah menghabiskan anggaran miliaran rupiah.
Bahkan Raperda RTRW ini sempat dipaparkan oleh Bupati Parimo, Longki Djanggola di Jakarta. Terakhir DPRD Parimo, kembali membentuk Pansus untuk membahas Raperda ini.
Pansus yang dipimpin Asmir Ntosa tersebut, kembali membahas materi Raperda RTRW ini selama beberapa hari diruang aspirasi DPRD.
Secara umum Raperda RTRW ini mengatur tentang Rencana Struktur Ruang Wilayah, Pola Ruang Wilayah, Penetapan Kawasan Strategi, Arahan Pemanfaatan Ruang, Ketentuan Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Penyelenggaraan Penataan Ruang dan Peran Serta Masyarakat.
Bila Raperda RTRW Kabupaten Parimo ini sudah disahkan menjadi Perda, akan berlaku untuk jangka waktu 20 tahun, mulai tahun 2010 sampai tahun 2030 dan dapat ditinjau kembali dalam jangka waktu lima tahun. (wan)
“Tapi masih ada beberapa catatan Pansus yang perlu dikonsultasikan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” kata anggota Pansus I, Alfres Tonggiroh kepada Radar Parimo, Selasa (8/3).
Saat ini, anggota Pansus I yang dipimpin Asmir Ntosa sudah berada di Jakarta untuk mengkonsultasikan beberapa catatan hasil pembahasan RTRW di Kementerian PU. Pansus I juga berencana studi banding ke Bogor terkait Raperda ini.
Awalnya, Raperda RTRW ini, dibahas oleh Pansus anggota DPRD Parimo periode 2004-2009 mulai tahun 2008 lalu hingga tahun 2009. Pembahasan Raperda ini telah menghabiskan anggaran miliaran rupiah.
Bahkan Raperda RTRW ini sempat dipaparkan oleh Bupati Parimo, Longki Djanggola di Jakarta. Terakhir DPRD Parimo, kembali membentuk Pansus untuk membahas Raperda ini.
Pansus yang dipimpin Asmir Ntosa tersebut, kembali membahas materi Raperda RTRW ini selama beberapa hari diruang aspirasi DPRD.
Secara umum Raperda RTRW ini mengatur tentang Rencana Struktur Ruang Wilayah, Pola Ruang Wilayah, Penetapan Kawasan Strategi, Arahan Pemanfaatan Ruang, Ketentuan Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Penyelenggaraan Penataan Ruang dan Peran Serta Masyarakat.
Bila Raperda RTRW Kabupaten Parimo ini sudah disahkan menjadi Perda, akan berlaku untuk jangka waktu 20 tahun, mulai tahun 2010 sampai tahun 2030 dan dapat ditinjau kembali dalam jangka waktu lima tahun. (wan)
Biro Investigasi Lapangan Longki’S Terbentuk
f-dok
Moh. Husni Borman
PARIGI- Menjelang voting day yang digelar 6 April mendatang, Tim Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola-Sudarto (Longki’S), terus berkreasi untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat.
Salah satu cara yang mereka gunakan untuk meraih dukungan masyarakat adalah menambah elemen atau organisasi pendukung. Sebelumnya, pasangan ini telah membentuk organisasi pendukung seperti Wanita Pendukung Longki’S (WPL) maupun tim relawan.
Satu lagi, elemen pendukung yang mereka bentuk khusus diwilayah Kabupaten Parimo adalah Biro Investigasi Lapangan Longki-Sudarto (Bill’S).
Pembentukan elemen pendukung ini diprakarsai oleh Mohammad Husni Borman yang juga Sekretaris Koalisi Partai Politik (Parpol) Pendukung Longki’S di Kabupaten Parimo.
Menurut Husni, Bill’S tingkat Kabupaten telah terbentuk. Bahkan ia bersama rekan-rekannya, belum lama ini, telah membentuk Bill’S di sejumlah desa diwilayah Kecamatan Tomini, Mepanga dan Bolano Lambunu.
Husni melihat, antusiasme warga atas keberadaan organisasi itu cukup positif. Terbukti, banyak warga yang berminat menjadi pengurus di organisasi pendukung tersebut.
“Contohnya di Bolano Lambunu, banyak warga diwilayah itu yang masuk di organisasi ini,” kata Husni Borman yang jauga Ketua Bill’S Kabupaten Parimo.
Menurut Husni Borman, dalam waktu dekat ini, ia akan kembali membentuk Bill’S di Kecamatan lainnya.
Menurutnya, pembentukan organisasi itu semata-mata hanya untuk memperkuat jaringan pendukung Longki’S ditengah masyarakat.
Selain memperkuat basis dukungan, tujuan utama pembentukan organisasi itu katanya, tentu mengorganisir masaayarakat yang siap memenangkan pasangan Longki’S pada Pilgub mendatang.
Selain membentuk organisasi itu, kunjungannya ke setiap Kecamatan kata Husni Borman, selalu diselingi dengan sosialisasi pasangan Longki’S.
“Sosialisasi ini wajib dilakukan untuk kepentingan meraih simpati dan dukungan masyarakat terhadap calon yang kami usung,” jelasnya. (wan)
Moh. Husni Borman
PARIGI- Menjelang voting day yang digelar 6 April mendatang, Tim Pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola-Sudarto (Longki’S), terus berkreasi untuk meraih simpati dan dukungan masyarakat.
Salah satu cara yang mereka gunakan untuk meraih dukungan masyarakat adalah menambah elemen atau organisasi pendukung. Sebelumnya, pasangan ini telah membentuk organisasi pendukung seperti Wanita Pendukung Longki’S (WPL) maupun tim relawan.
Satu lagi, elemen pendukung yang mereka bentuk khusus diwilayah Kabupaten Parimo adalah Biro Investigasi Lapangan Longki-Sudarto (Bill’S).
Pembentukan elemen pendukung ini diprakarsai oleh Mohammad Husni Borman yang juga Sekretaris Koalisi Partai Politik (Parpol) Pendukung Longki’S di Kabupaten Parimo.
Menurut Husni, Bill’S tingkat Kabupaten telah terbentuk. Bahkan ia bersama rekan-rekannya, belum lama ini, telah membentuk Bill’S di sejumlah desa diwilayah Kecamatan Tomini, Mepanga dan Bolano Lambunu.
Husni melihat, antusiasme warga atas keberadaan organisasi itu cukup positif. Terbukti, banyak warga yang berminat menjadi pengurus di organisasi pendukung tersebut.
“Contohnya di Bolano Lambunu, banyak warga diwilayah itu yang masuk di organisasi ini,” kata Husni Borman yang jauga Ketua Bill’S Kabupaten Parimo.
Menurut Husni Borman, dalam waktu dekat ini, ia akan kembali membentuk Bill’S di Kecamatan lainnya.
Menurutnya, pembentukan organisasi itu semata-mata hanya untuk memperkuat jaringan pendukung Longki’S ditengah masyarakat.
Selain memperkuat basis dukungan, tujuan utama pembentukan organisasi itu katanya, tentu mengorganisir masaayarakat yang siap memenangkan pasangan Longki’S pada Pilgub mendatang.
Selain membentuk organisasi itu, kunjungannya ke setiap Kecamatan kata Husni Borman, selalu diselingi dengan sosialisasi pasangan Longki’S.
“Sosialisasi ini wajib dilakukan untuk kepentingan meraih simpati dan dukungan masyarakat terhadap calon yang kami usung,” jelasnya. (wan)
SAFA Bentuk Tim Pemenangan Parimo
KETERANGAN FOTO :
BENTUK TIM- Pembentukan Tim Pemenangan pasangan Sahabudin Mustapa-Faisal Mahmud (SAFA) Kabupaten Parimo yang digelar di Hotel Oktaria.
PARIGI- Pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Sulteng, Sahabudin Mutapa-Faisal Mahmud (SAFA), terus memperkuat infrastruktur tim pemenangannya. Kali ini, SAFA membentuk tim pemenangannya di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Pembentukan Tim Pemenangan yang digelar di Hotel Oktaria, Jumat (4/3), menelorkan Sumardin Korona sebagai Ketua. Sumardin Korona berasal dari Partai Bulan Bintang (PBB). Ilham Sunuh dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dipercaya menjabat sebagai wakil Ketua. Sekretaris dipercayakan kepada Heri Solae dari Partai Persatuan Daerah (PPD). Wakil Sekretaris, Bashar Badja dari PBB.
Acara pembentukan Tim ini dihadiri sejumalah pengurus partai politik (Parpol) pendukung dan Tim Pemenangan Sulteng, Koordinator Wilayah (Korwil) Parimo, Syahril Zakaria.
Syahril pada pertemuan itu menekankan kepada mereka yang baru dibentuk menjadi tim pemenangan Kabupaten, segera melakukan penguatan internal dengan membentuk tim pemenangan tingkat Kecamatan.
Selain itu, Syahril mengharapkan kepada tim pemenangan untuk serius bekerja dan konsisten memenangkan pasangan SAFA.
Sedangkan tim pemenangan SAFA Kabupaten Parimo, berjanji untuk bekerja serius guna memenangkan pasangan SAFA di daerah ini.
Selain tim pemenangan, sebelumnya pasangan SAFA telah memiliki tim relawan di Kabupaten Parimo.
Seperti diketahui, Pasangan SAFA didukung 16 Partai Politik Non sheet, yaitu Partai Persatuan Daerah (PPD), PNI Marhaenisme, Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Bualan Biantang (PBB), Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Barisan Nasional (Partai Barnas), Partai Pelopor, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Karya Perjuangan (Pakarpangan), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai RepublikaN, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI). (wan)
BENTUK TIM- Pembentukan Tim Pemenangan pasangan Sahabudin Mustapa-Faisal Mahmud (SAFA) Kabupaten Parimo yang digelar di Hotel Oktaria.
PARIGI- Pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Sulteng, Sahabudin Mutapa-Faisal Mahmud (SAFA), terus memperkuat infrastruktur tim pemenangannya. Kali ini, SAFA membentuk tim pemenangannya di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Pembentukan Tim Pemenangan yang digelar di Hotel Oktaria, Jumat (4/3), menelorkan Sumardin Korona sebagai Ketua. Sumardin Korona berasal dari Partai Bulan Bintang (PBB). Ilham Sunuh dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dipercaya menjabat sebagai wakil Ketua. Sekretaris dipercayakan kepada Heri Solae dari Partai Persatuan Daerah (PPD). Wakil Sekretaris, Bashar Badja dari PBB.
Acara pembentukan Tim ini dihadiri sejumalah pengurus partai politik (Parpol) pendukung dan Tim Pemenangan Sulteng, Koordinator Wilayah (Korwil) Parimo, Syahril Zakaria.
Syahril pada pertemuan itu menekankan kepada mereka yang baru dibentuk menjadi tim pemenangan Kabupaten, segera melakukan penguatan internal dengan membentuk tim pemenangan tingkat Kecamatan.
Selain itu, Syahril mengharapkan kepada tim pemenangan untuk serius bekerja dan konsisten memenangkan pasangan SAFA.
Sedangkan tim pemenangan SAFA Kabupaten Parimo, berjanji untuk bekerja serius guna memenangkan pasangan SAFA di daerah ini.
Selain tim pemenangan, sebelumnya pasangan SAFA telah memiliki tim relawan di Kabupaten Parimo.
Seperti diketahui, Pasangan SAFA didukung 16 Partai Politik Non sheet, yaitu Partai Persatuan Daerah (PPD), PNI Marhaenisme, Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Bualan Biantang (PBB), Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Barisan Nasional (Partai Barnas), Partai Pelopor, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Karya Perjuangan (Pakarpangan), Partai Pemuda Indonesia (PPI), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai RepublikaN, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK) dan Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI). (wan)
Sabtu, 13 Agustus 2011
Empat PAC Partai Gerindra Dikukuhkan
KETERANGAN FOTO :
PELANTIKAN- Ketua DPC Partai Gerindra Parimo, Santo, menyerahkan pataka Partai kepada Ketua PAC Parigi, Kaharudin Hanusu, dalam prosesi pelantikan empat PAC, dilapangan Tennis Bappeda, Kamis kemarin.
KASIMBAR– Empat Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra di Kabupaten Parimo, dikukuhkan di lapangan Tennis Bappeda, Kamis (3/3) sore.
Empat pengurus PAC tersebut adalah PAC Kecamatan Parigi yang diketuai Kaharudin Hanusu, PAC Kecamatan Parigi Barat yang diketuai H. Pangile Karandja, PAC Kecamatan Tengah diketuai Subhan H. Hamzah dan PAC Parigi Utara diketuai Azhar Dg. Pasau.
Para pengurus PAC ini dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Parimo, Santo.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung Ketua DPD Partai Gerindra Propinsi Sulawesi Tengah. Drs H. Longki Djanggola MSi dan sejumlah pengurus DPC Parimo.
Usai pengukuhan, Ketua DPC Gerindra Parimo, Santo menyerahkan pataka Partai kepada masing-masing Ketua PAC.
Ketua DPD Partai Gerindra Sultng, Longki Djanggola dalam sambutannya berharap, agar enam PAC yang baru dilantik tersebut siap menjalankan roda organisasi partai dengan baik.
Longki mengatakan bahwa saat ini, Partai Gerindra di Sulawesi Tengah terus melakukan konsolidasi partai tak terkecuali di Kabupaten Parimo.
Olehnya, Longki meminta kepada pengurus PAC yang baru dikukuhkan agar segera membentuk ranting.
“Agar partai ini lebih dinamis dan lebih dikenal masyarakat,” katanya.
Longki yang kini masih menjabat Bupati Parimo, mengingatkan kepada para pengurus agar tidak menjadikan partai sebagai tempat mata pencaharian. Sebaliknya harus bisa membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Disisi lain, Longki mengingatkan kepada jajarannya agar serius dan komitmen memperjuangkan kadernya yang maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulteng, 6 April mendatang.
Bila ada yang mbalelo, maka Longki mengaku tidak akan segan-segan memberhentikannya sebagai pengurus.
“Tidak dipecat, tapi namanya langsung dicoret sebagai pengurus,” tegasnya.
Ia mengingatkan, tugas Pengurus dan anggota Partai Gerindra untuk bisa memenangkan kandidat yang diusung.
Longki juga berpesan kepada seluruh pengurus Partai Gerindra untuk selalu merangkul, memperhatikan, menampung aspirasi masyarakat serta selalu menciptakan keamanan, sehingga apa yang di cita-citakan Partai Gerindra bisa tercapai.
Rencananya, Ketua DPC Parimo, Santo, Jumat (4/3) hari ini, akan mengukuhkan beberapa PAC diwilayah utara. Ketua DPD, Longki Djanggola berencana akan menghadiri pengukuhan yang akan dilaksanakan di Lambunu. [wan]
PELANTIKAN- Ketua DPC Partai Gerindra Parimo, Santo, menyerahkan pataka Partai kepada Ketua PAC Parigi, Kaharudin Hanusu, dalam prosesi pelantikan empat PAC, dilapangan Tennis Bappeda, Kamis kemarin.
KASIMBAR– Empat Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra di Kabupaten Parimo, dikukuhkan di lapangan Tennis Bappeda, Kamis (3/3) sore.
Empat pengurus PAC tersebut adalah PAC Kecamatan Parigi yang diketuai Kaharudin Hanusu, PAC Kecamatan Parigi Barat yang diketuai H. Pangile Karandja, PAC Kecamatan Tengah diketuai Subhan H. Hamzah dan PAC Parigi Utara diketuai Azhar Dg. Pasau.
Para pengurus PAC ini dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Parimo, Santo.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri langsung Ketua DPD Partai Gerindra Propinsi Sulawesi Tengah. Drs H. Longki Djanggola MSi dan sejumlah pengurus DPC Parimo.
Usai pengukuhan, Ketua DPC Gerindra Parimo, Santo menyerahkan pataka Partai kepada masing-masing Ketua PAC.
Ketua DPD Partai Gerindra Sultng, Longki Djanggola dalam sambutannya berharap, agar enam PAC yang baru dilantik tersebut siap menjalankan roda organisasi partai dengan baik.
Longki mengatakan bahwa saat ini, Partai Gerindra di Sulawesi Tengah terus melakukan konsolidasi partai tak terkecuali di Kabupaten Parimo.
Olehnya, Longki meminta kepada pengurus PAC yang baru dikukuhkan agar segera membentuk ranting.
“Agar partai ini lebih dinamis dan lebih dikenal masyarakat,” katanya.
Longki yang kini masih menjabat Bupati Parimo, mengingatkan kepada para pengurus agar tidak menjadikan partai sebagai tempat mata pencaharian. Sebaliknya harus bisa membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Disisi lain, Longki mengingatkan kepada jajarannya agar serius dan komitmen memperjuangkan kadernya yang maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sulteng, 6 April mendatang.
Bila ada yang mbalelo, maka Longki mengaku tidak akan segan-segan memberhentikannya sebagai pengurus.
“Tidak dipecat, tapi namanya langsung dicoret sebagai pengurus,” tegasnya.
Ia mengingatkan, tugas Pengurus dan anggota Partai Gerindra untuk bisa memenangkan kandidat yang diusung.
Longki juga berpesan kepada seluruh pengurus Partai Gerindra untuk selalu merangkul, memperhatikan, menampung aspirasi masyarakat serta selalu menciptakan keamanan, sehingga apa yang di cita-citakan Partai Gerindra bisa tercapai.
Rencananya, Ketua DPC Parimo, Santo, Jumat (4/3) hari ini, akan mengukuhkan beberapa PAC diwilayah utara. Ketua DPD, Longki Djanggola berencana akan menghadiri pengukuhan yang akan dilaksanakan di Lambunu. [wan]
Anggota DPRD Santuni Anak Yatim Pelawa
KETERANGAN FOTO :
SERAHKAN BANTUAN- Wakil Ketua DPRD Parimo, H. Usman Yamin bersama Ketua Komisi III, H. Yusup Berahima, menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada anak yatim melalui pimpinan Panti Asuhan Nurul Iman Pelawa, Andi Kartika.
PARIGI TENGAH- Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) yang diwakili H. Usman Yamin dan H. Yusup Berahima, Kamis (3/3) menyantuni anak yatim panti asuhan Nurul Iman, Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah yang menjadi korban kebakaran, beberapa waktu lalu. Santunan dalam bentuk uang tunai itu, diserahkan oleh H. Usman Yamin yang juga Wakil Ketua DPRD, kepada pimpinan panti asuhan Nurul Iman Pelawa, Andi Kartika.
Setelah menyerahkan bantuan, Usman Yamin dan Yusup Berahima meninjau kondisi tiga bangunan yang ludes dilalap api.
Usman Yamin maupun Yusup Berahima mengaku prihatin melihat kondisi bangunan itu karena tidak bisa lagi dijadikan tempat tinggal bagi anak yatim.
Mereka berdua menyarankan kepada pengelolah panti asuhan bisa proaktif meminta bantuan kepada berbagai pihak, agar bangunan itu secepatnya dapat dimanfaatkan oleh anak yatim.
Sementara, Pimpinan Panti Asuhan, Andi Kartika mengatakan bahwa mereka saat ini angat membutuhkan bantuan seperti semen, kayu dan seng untuk dipakai membangun gedung darurat, agar supaya bisa digunakan sebagai tempat tinggal sementara oleh anak yatim yang saat ini masih ditampung di rumah salah seorang Pembina, Abdul Hay Lamamala dan warga sekitarnya.
“Biar kecil, asal bisa menampung anak yatim,” kata Kartika.
Ia berharap, ada pihak-pihak tertentu yang mau membantu berbagai kebutuhan pembangunan gedung darurat itu.
Namun Usman Yamin dan Yusup Berahima menyarankan, agar pengelolah mencari anggaran maupun kebutuhan lainnya untuk merehab saja bangunan yang ada, agar secepatnya bisa dimanfaatkan.
“Coba panggil orang yang bisa menghitung berapa kebutuhan untuk merehab bangunan itu. Setelah itu, buat proposalnya, untuk menjadi dasar mengajukan permohonan bantuan kepada Pemda maupun kepada pihak lain yang mau membantu,” kata Yusup Berahima menyarankan.
Usman Yamin juga mengaku sepakat dengan saran Yusup Berahima tersebut.
“Iya buat aja proposalnya dan ajukan kepada orang-orang yang mau membantu. Misalnya saya, bantu seng atau semen,” kata Usman Yamin. (wan)
SERAHKAN BANTUAN- Wakil Ketua DPRD Parimo, H. Usman Yamin bersama Ketua Komisi III, H. Yusup Berahima, menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada anak yatim melalui pimpinan Panti Asuhan Nurul Iman Pelawa, Andi Kartika.
PARIGI TENGAH- Anggota DPRD Parigi Moutong (Parimo) yang diwakili H. Usman Yamin dan H. Yusup Berahima, Kamis (3/3) menyantuni anak yatim panti asuhan Nurul Iman, Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah yang menjadi korban kebakaran, beberapa waktu lalu. Santunan dalam bentuk uang tunai itu, diserahkan oleh H. Usman Yamin yang juga Wakil Ketua DPRD, kepada pimpinan panti asuhan Nurul Iman Pelawa, Andi Kartika.
Setelah menyerahkan bantuan, Usman Yamin dan Yusup Berahima meninjau kondisi tiga bangunan yang ludes dilalap api.
Usman Yamin maupun Yusup Berahima mengaku prihatin melihat kondisi bangunan itu karena tidak bisa lagi dijadikan tempat tinggal bagi anak yatim.
Mereka berdua menyarankan kepada pengelolah panti asuhan bisa proaktif meminta bantuan kepada berbagai pihak, agar bangunan itu secepatnya dapat dimanfaatkan oleh anak yatim.
Sementara, Pimpinan Panti Asuhan, Andi Kartika mengatakan bahwa mereka saat ini angat membutuhkan bantuan seperti semen, kayu dan seng untuk dipakai membangun gedung darurat, agar supaya bisa digunakan sebagai tempat tinggal sementara oleh anak yatim yang saat ini masih ditampung di rumah salah seorang Pembina, Abdul Hay Lamamala dan warga sekitarnya.
“Biar kecil, asal bisa menampung anak yatim,” kata Kartika.
Ia berharap, ada pihak-pihak tertentu yang mau membantu berbagai kebutuhan pembangunan gedung darurat itu.
Namun Usman Yamin dan Yusup Berahima menyarankan, agar pengelolah mencari anggaran maupun kebutuhan lainnya untuk merehab saja bangunan yang ada, agar secepatnya bisa dimanfaatkan.
“Coba panggil orang yang bisa menghitung berapa kebutuhan untuk merehab bangunan itu. Setelah itu, buat proposalnya, untuk menjadi dasar mengajukan permohonan bantuan kepada Pemda maupun kepada pihak lain yang mau membantu,” kata Yusup Berahima menyarankan.
Usman Yamin juga mengaku sepakat dengan saran Yusup Berahima tersebut.
“Iya buat aja proposalnya dan ajukan kepada orang-orang yang mau membantu. Misalnya saya, bantu seng atau semen,” kata Usman Yamin. (wan)
Langganan:
Postingan (Atom)




